Friday, December 19, 2008

The Sound of the Music


Kemarin malam,tepatnya jam 7,gw dan beberapa teman gw menonton pentas besar Teater Tarakanita 1 yang tahun ini dimainkan oleh angkatan kami,yaitu That's 17 Show. Setelah tahun lalu disadur dari film India "Kuch Kuch Hota Hai",kali ini masih mengangkat tema serupa yaitu berupa drama musikal. Tetapi tahun ini diambil dari film "The Sound of the Music" yang merupakan salah satu film klasik yang berpengaruh. Acaranya sendiri diadakan dari tanggal 18-20 Desember. Pementasannya sendiri dimajukan karena tahun depan akan diadakan pemilu.

Diawali dengan bagian suster-suster yang berdoa,tapi diisi dengan dialog dialog yang membuat penonton mesem-mesem bahkan ketawa ngakak. Apalagi ketika bagian Suster kepala (Tia) itu kocak parah. Jadi suster-suster itu seketika nyanyiin lagu Sound of the Music dengan gaya reggae dan hip-hop. Di bagian ini,juga ada Sari,Ana dan Natya yang berperan jadi suster-suster lainnya.

Lalu kemudian,baru keluar lah Maria (Vita) yang kemudian diutus oleh Suster Kepala untuk menjadi pengasuh di keluarga Von Trapp (Piprin. Menurut gw totalitas banget mainnya. Piprinnya ganteng banget! Dan semua kocak banget. Pas anak-anaknya keluar juga,lucu-lucu semua. Bibin jadi Liesl, Lupita jadi Frederick, Sasha jadi Kurt, Becca jadi Martha, Ana jadi Louisa, Tita jadi Gretl,Veni jadi Brigitta. Yang paling lucu adalah Gretl yang jadi anak paling kecil. Karena dia suka ga diajak main dan suka dijahatin sama kakak-kakaknya.Ohya sedangkan badan dia paling besar! hahaha

Ohya,dan ada bagian juga yang gw suka banget. Jadi ada namanya Jackson (Bebel). Dia adalah pengantar telegram yang jatuh cinta sama Liesl,anak sulungnya Von Trapp. Tapi si Jackson ini disini ngomongnya teh nyunda pisan. hahaha. Terus kaya slengean banget. Ada bagian juga yang mereka nari-nari sambil nyanyi lagu Sixteen Going Seventeen.

Lalu peran yang gw suka lagi adalah Joseph(Manda Kadar) yang jadi Kepala Rumah Tangga di rumahnya Von Trapp. Jadi rambutnya tuh klimis banget dan dia pake kacamata badannya juga kurus banget. Pokoknya lucu banget menurut gw! Jadi gw bakalan nyesel banget deh kalau ga nonton penbes kali ini. Dan lo ga akan tau kalo lo ga nonton. Salut buat anak-anak IKJ,terus kakak-kakak yang ngisi suara pas nyanyi, dan terutama THAT'S 17 SHOW! YOU GO GUYS! :D

Iseng-iseng

Sunday, December 14, 2008

Letter to Mr. Mubat

Hey there well,from this letter i hope you won't feel desperate anymore. I start from 6 months ago, I was join my new class at 11 Social 1,and I was break up with my ex-boyfriend. Look so very upside down to me. Then I met some friend,who were totally cannot forget about his ex girlfriend. I heard a lot of thing,many stories,that make me feel "Wow! Is this guy really exist in this world nowadays? I think they all have been extinct.."
Time goes by,and we've been very close. He attended the college that i want to be there too, someday. So he convinced me that I can do that, he almost give a "SEMANGAAAATT!" words for every single time. Time killed us. He had been very busy for his study at his new college. Yeah,i'm pretty concern about being new student at college is very difficult.
Later,i felt i losing him. It's hard for me to keep this,and i didn't have enough strength to say it. All i can do just let it go...

And now,i met him again. Even we've been more closer than before. We share our routine,and give support to one and another. He tells a jokes who make me laugh. He brighten up my day :) I don't know, like something lost and found.
He made some promise,that i still don't know what it is. At first,i thought that he forget it,which disappointed me a little,but now I already know what it is...
and all i want to say is...
Boy,are you ready for this? Do you have been thinking about all the consequences?
you may be not have every weekend with her,you may be missing her,you want to meet her,but you cannot,you just can't..
you may be celebrate your anniversary and even your birthday alone
you have to be more patient,more trust,and more willing.

That's all mister Mubat,I hope you do think about this

Sincerely,
Mrs. Wire

Klesmetos


Nama : Brigitta Maria Wulandari
Nama Panggilan : Wulan
Talent : bola mata putih semua, nyeletuk pas guru ngomong


Nama : Monica Seles
Nama Panggilan : Monsel
Talent : mengimprovisasi lagu-lagu dengan nada melengking yang jadi ga enak banget


Nama : Larasati Sekar Putri Wimoko
Nama panggilan : Laras
Talent : ga ada talent,tapi punya 'aset' yang menjamin kehidupan masa mendatang



Nama : Junitia
Nama Panggilan : Tia, Juni, Grosse, Bos
Talent : bikin orang ketawa, nyanyi lagu Indonesia masa kini dengan sangat lancar, meniru adegan di film-film layar lebar Indonesia



Nama : R.A. Koeshamimurti Amanda Zenitha
Nama Panggilan : Amanda, Mandaz
Talent : masukin tangan kedalam seragam, bikin suara-suara cempreng yang annoying, nyanyiin lagu-lagu Indonesia jaman sekarang dengan sangat lancar, bola mata putih semua


Nama : Dinda Marsetyaningrum
Nama Panggilan : Dinda
Talent : ketawa kuda,meniru gaya Ariel Peterpan, menari gerakan Michael Jackson dan Selena Gomez

Sunday, December 7, 2008

Tiny Little Monster




I met him last Friday at Japan Market near my school
He is friggin damn cute ♥♥♥

No More Faith

Hari-hari menjelang umum saya isi dengan mendengarkan lagunya
Disela-sela waktu luang pun saya menghapalkan liriknya
Saya artikan satu persatu kata dalam lagu tersebut
Kadang membuat saya tertawa,dan gemas sekali!!
Karena Sabtu, 6 Desember 2008 saya akan menyaksikannya
dengan mata kepala saya sendiri

Saya percaya bahwa acaranya akan sangat menyenangkan
Saya yakin kalau dia akan memberikan performa yang sangat baik
Bersama dengan orkestra musiknya yang ramai dan megah
Saya percaya. Tapi ternyata saya salah dengan kepercayaan itu
Ternyata dia tidak datang

Lagunya hanya diputar di kaset,sama saja seperti saya mendengarkan lewat speaker

-------------------------------------------------------------------------------------

Percaya. Iya saya juga percaya tentang suatu hal
Hal yang telah diucapkan seseorang kepada saya
Yang saya sebetulnya tidak tahu apa
Dan saya hanya menunggu sampai hari itu untuk mengetahui apa itu
yang selama ini telah saya percayai

Tapi lagi lagi dan lagi,hal yang saya percayai itu
berujung pada sebuah ke kamuflasean yang lama-lama saya letih dibuatnya
Lantas saya bingung harus berbuat saya
Seakan semua dunia mengkhianati saya
Saya tidak bisa percaya kepada siapa-siapa

-------------------------------------------------------------------------------------

Tetapi kemudian saya diberikan kepercayaan itu
Sekilas tampaklah sangat mudah namun sulit sekali menjaga hal itu
Apakah harus saya khianati kepercayaan itu?
lalu saya akan nampak sama seperti objek-objek diatas tadi
Atau harus saya tetap pertahankan sampai tetes darah penghabisan?
Sungguh sulit dan rumit. memilih antara menjadi pengkhianat
atau untuk ke sekian kalinya dikecewakan?

Monday, December 1, 2008